About

Gambar tema oleh Storman. Diberdayakan oleh Blogger.

Kontak Kami

Kontak Kami
sablon kaos surabaya

Mau Berlangganan Masukan Email Anda

Bank Pembayaran

Bank Pembayaran
sablon Kaos surabaya

Labels

Harga Kaos Oblong

Cloud Labels

Popular Posts

Alamat Workshop Kami

Telp/SMS/WA :0857 3014 1717 Pin BB: 584D6BED Jl. Gubeng Kertajaya 7 Raya No.05 Surabaya

Gallery

Follow us on FaceBook

Hari : Senin - Sabtu Jam : 08.00 - 17.00 WIB

Rabu, 31 Agustus 2016

3 Macam Mesin Digital Printing dengan Karakteristiknya Masing-Masing

- Tidak ada komentar
konveksi-sablon-kaos-surabaya
Macam mesin digital printing menjadi salah satu yang dibutuhkan oleh industri di bidang garmen atau konveksi. Biasanya, industri yang sudah cukup besar dengan kapasitas produksi yang tinggi. Pasalnya, mesin digital printing seperti ini memang sangat membantu mereka yang membutuhkan kain tekstil bermotif tertentu dengan ukuran dan kuantitas yang banyak. Hanya dengan hitungan jam saja, produksi kain tekstil bisa dilakukan. Bukan hanya satu motif saja, tetapi cukup banyak. Dengan begitu, bisa menghemat waktu, tenaga, dan biaya saat memproduksinya. Berbeda jika menggunakan teknik cetak manual sudah pasti lebih lama proses produksinya.
Untuk bisa memproduksi kain tekstil secara digital, tentu saja dibutuhkan mesin digital printing. Nah, ada beberapa macam mesin digital printing yang sudah ada di pasaran. Berikut sedikit informasinya untuk Anda sekalian.

Desaign jet tipe L26500 dan tipe L28500
Kedua jenis dan tipe mesin digital printing tersebut berasal dari perusahaan HP. Salah satu kelebihannya, yaitu dapat mencetak berbagai gambar atau motif di banyak jenis kain tekstil, tak terkecuali bahan kain coating atau non coating. Dengan begitu, inovasi dalam dunia fashion secara umum bisa dilakukan karena dapat memproduksi berbagai motif menarik di media bahan kain tertentu. Inilah yang sebenarnya dinantikan oleh banyak orang, yaitu inovasi yang unik serta menarik semacam ini.

Nassenger tiper PRO 1000 dan tipe PRO 60
Inilah mesin printer digital kain tekstil yang dirilis oleh perusahaan Konica Minolta. Tidak sedikit pihak yang berpendapat bahwa mesin yang satu ini menjadi solusi dalam hal inovasi yang dilakukan oleh industri fashion dunia. Hal itu dikarenakan Nassenger PRO 1000 berkemampuan mencetak kain tekstil hingga kecepatan 1000 m2/jam. Sementara itu, tipe Nassenger PRO 60 mampu mencetak dengan kecepatan hingga 60 m2/jam.

Kornit Alegro
Mesin printer kain tekstil ini disebut dapat mempersingkat proses printing. Dengan begitu, efisiensi di dalam industri garment atau konveksi bisa didapatkan. Jadi, proses mulai persiapan file dengan mengaplikasikan software untuk pembuatan motif kain hingga produk jadinya, semua itu bisa dilakukan dalam waktu lebih cepat. Itulah ketiga macam mesin digital printing.

Mengenal Screen Sablon Lebih Dekat di Proses Sablon Manual

- Tidak ada komentar
konveksi-sablon-kaos-surabayaMengenal screen sablon tidak ada salahnya Anda ketahui informasinya. Hal itu dikarenakan screen sablon merupakan salah satu peralatan yang digunakan dalam proses sablon. Sebuah proses printing atau mencetak secara manual sebuah gambar atau desain tertentu yang sudah dibuat pada media tertentu, seperti kain tekstil, kaca, plastik, kertas, dan lain sebagainya. Sablon memang identik dengan kain tekstil. Namun demikian, sekarang sudah banyak diaplikasikan sablon dengan berbagai media karena kebutuhan akan benda atau barang yang unik dan menarik sangat banyak di tengah masyarakat. Kemajuan teknologi secara umum yang mampu membuat sesuatu yang dulu hanya sekedar impian atau angan
-angan semata, sekarang bisa menjadi kenyataan. Tak terkecuali di bidang fashion, lebih spesifik lagi dalam proses sablon.
Ternyata, screen sablon juga memiliki beberapa jenis dengan karakteristiknya masing-masing. Anda yang ingin mengenal screen sablon lebih jauh silakan membaca uraian di bawah ini.

Apa fungsi screen sablon?

Alat screen sablon memang sangat dibutuhkan dalam proses sablon manual. Tanpa adanya screen sablon, tidak mungkin sebuah gambar bisa tercetak di atas kain tekstil. Dengan demikian, fungsi screen sablon adalah sebagai perantara atau jalan bagi gambar yang didesain agar bisa tercetak di atas kain. Oleh karena itu, screen sablon harus dibuat dengan spesifikasi tertentu.

Diketahui screen sablon terdiri atas dua bagian utama. Ada bagian frame atau bingkai serta bagian screen atau kainnya yang biasanya terbuat dari kain kasa. Sementara itu, frame dari screen sablon biasanya terbuat kayu atau alumunium. Masing-masing bahan memiliki kelebihan dan juga kekurangan nya masing-masing.

Macam screen sablon di pasaran
Dilihat dari tujuan pemakaiannya, screen sablon terbagi lagi atas beberapa macam. Ada screen sablon kategori kasar (48 T hingga 90 T), screen sablon kategori sedang (120 T hingga 150 T), dan screen sablon kategori halus (165 T – 200 T). Angka-angka tersebut merupakan tingkat kerapatan pada pori-pori screen sablon. Itulah sedikit informasi mengenal screen sablon semoga bermanfaat untuk Anda sekalian di bidang ini.